PALU — Langkah baru dakwah Hidayatullah di Sulawesi Tengah kembali ditandai dengan diresmikannya Kantor Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah Sulawesi Tengah yang berlokasi di Jl. Dr. Suharso No. 96, Kelurahan Besusu Barat, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Senin (13/7/2026).
Peresmian kantor ditandai dengan pemotongan pita oleh Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Provinsi Sulawesi Tengah, H. Rustam Arifuddin, S.Ag., M.Si, yang hadir mewakili Gubernur Sulawesi Tengah. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan tasyakuran sebagai ungkapan syukur atas hadirnya pusat pelayanan baru DPW Hidayatullah Sulawesi Tengah.
Acara berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Hadir pada kesempatan tersebut Wakil Ketua Majelis Syura Hidayatullah, Ustaz Dr. Ir. H. Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar, M.Si, Ketua BAZNAS Provinsi Sulawesi Tengah Hatamuddin Tamrin, S.Sos., M.M., para pengurus DPD Hidayatullah se-Sulawesi Tengah, tokoh masyarakat, serta perwakilan instansi pemerintah dan mitra Hidayatullah.
Dalam sambutannya, H. Rustam Arifuddin menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar Hidayatullah atas hadirnya kantor baru yang dinilai akan semakin memperkuat kontribusi organisasi dalam mendukung pembangunan daerah.
Menurutnya, Hidayatullah selama ini telah menunjukkan kiprahnya dalam bidang pendidikan, dakwah, sosial, dan pembinaan masyarakat. Karena itu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menyambut baik keberadaan kantor baru tersebut sebagai ruang yang akan mempererat sinergi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan Islam.
“Semoga dengan hadirnya kantor ini, kolaborasi Hidayatullah dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah semakin kuat dalam menghadirkan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Rustam.
Sementara itu, Wakil Ketua Majelis Syura Hidayatullah, Ustaz Dr. Ir. H. Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar, mengingatkan pentingnya membangun dakwah melalui semangat kebersamaan. Menurutnya, Hidayatullah merupakan bagian dari kekuatan umat yang harus terus menjalin kerja sama dengan pemerintah, ulama, dan seluruh organisasi kemasyarakatan Islam.
“Dakwah adalah amanah bersama. Karena itu, Hidayatullah harus terus membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah dan seluruh elemen umat demi menghadirkan kemaslahatan yang lebih luas bagi masyarakat,” tuturnya.
Ia juga menegaskan bahwa kantor baru ini bukan sekadar menjadi pusat administrasi organisasi, tetapi diharapkan menjadi pusat lahirnya berbagai gerakan dakwah, pembinaan kader, pendidikan, pemberdayaan ekonomi umat, serta pelayanan sosial yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat Sulawesi Tengah.
Ketua DPW Hidayatullah Sulawesi Tengah menjelaskan bahwa kantor yang baru diresmikan tersebut merupakan kantor operasional yang akan digunakan melalui sistem sewa selama dua tahun. Dalam masa tersebut, DPW Hidayatullah Sulawesi Tengah akan memfokuskan upaya pada pembangunan Pusat Dakwah Hidayatullah Sulawesi Tengah di Jalan Anoa, Kota Palu.
Pusat dakwah tersebut akan dibangun di atas tanah wakaf seluas 600 meter persegi (15 × 40 meter) dan diproyeksikan menjadi pusat pengembangan dakwah terpadu yang mencakup pelayanan organisasi, pendidikan, kaderisasi, ekonomi umat, dan kegiatan sosial kemasyarakatan.
Bagi Hidayatullah, keberadaan kantor bukan sekadar menghadirkan bangunan fisik, tetapi menjadi simbol komitmen dalam memperkuat pengabdian kepada umat. Dari tempat inilah diharapkan lahir berbagai program yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat kontribusi Hidayatullah dalam pembangunan Sulawesi Tengah.
Tasyakuran ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan kepada Allah SWT agar kantor baru DPW Hidayatullah Sulawesi Tengah menjadi wasilah lahirnya generasi beriman, berilmu, dan berakhlak mulia serta semakin mengokohkan peran Hidayatullah dalam mewujudkan visi besar “Membangun Peradaban Islam.” (afm)